Lagi semangat-semangatnya bikin bolu bisa jadi bete karena bolunya gagal dan menciut alias bantat.

Bolu bantat adalah permasalahan umum di kalangan ibu-ibu yang baru belajar membuat bolu.

Lalu apa sih penyebab bolu bantat dan bagaimana agar bolu yang dibuat tidak bantat.

Nah, penyebab bolu bantat ini bisa dibilang banyak, ada karena suhu bahan adonan, ada karena teknik mengadon dan lainnya.

Agar bolu Anda tak lagi bantat, kami rangkumkan beberapa tips dari berbagai sumber.

Suhu Bahan

Bahan bolu harus dalam suhu ruang. Karena kalau tidak bolu Anda akan bantat. Misalnya, Anda memakai telur yang dari kulkas, otomatis si telur akan dingin dan adonan jadi susah mengembang ketika dimikser.

Begitu juga margarin. Jangan menuang margarin yang baru aja dilelehkan langsung ke dalam adonan alias ketika margarin masih panas-panasnya. Tunggu agak hangat baru boleh dimasukkan ke dalam adonan.

Margarin Jangan Terlalu Panas

Membuat bolu adalah dengan margarin yang dicairkan. Tapi jangan langsung mengaduk adonan dengan margarin yang baru masak atau panas.

Triknya, begitu proses mengaduk adonan sudah setengah berjalan, segera lelehkan margarin di atas panci dengan api super kecil.

Gak usah menunggu sampai margarin meleleh semua ya. Kalau margarin sudah hampir cair semua atau hanya tersisa jadi sebagian kecil, segera matikan api dan angkat. Segera pindahkan ke wadah yang agak lebar, tapi jangan piring ya.

Soalnya kalau taruh di piring, margarin jadi cepat dingin, sementara margarin leleh yang sudah dingin itu malah bakal bikin bolu bantat.

Alat dan Wadah Harus Kering

Memakai wadah atau alat masak yang masih basah, berminyak juga akan membuat bolu Anda bantat.

Untuk itu, pastikan wadah dan alatnya benar-benar kering dan bersih agat bolunya bisa mengembang sempurna.

Cara Menuang Bahan-Bahan

Ternyata menuang bahan-bahan ke dalam adonan juga harus perlahan-lahan.

Misalnya tepung terigu (ayak dulu ya supaya tidak ada gumpalan). Kamu bisa menuang sebagian dulu, aduk dengan spatula.

Kalau sudah tercampur rata baru tuang lagi sampai habis. Supaya mengaduknya gak berkali-kali, kamu bisa menggabungkan tepung terigu, baking powder, susu bubuk, cokelat bubuk, atau maizena.

Begitu juga bahan cair seperti margarin yang bisa digabungkan dengan pasta, susu cair, atau santan.

Lama Mengocok Adonan

Jika Anda berfikir mengocok bahan-bahan dalam waktu lama akan membuat bolu kembang, Anda salah.

Karena ternyata kalau kelamaan, adonan malah akan terlalu banyak ‘kemasukan’ udara yang nantinya menyebabkan bantat.

Nah, saat pertama mengocok telur, dengan gula dan emulsifier gunakan mikser dengan kecepatan rendah.

Kemudian baru naikkan kecepatan mikser supaya adonan mengembang dan naikkan ke kecepatan paling tinggi untuk mengokohkan adonan.

Lama mengocoknya juga harus disesuaikan. Kalau terlalu cepat berhenti, adonan akan kurang stabil dan cepat turun bahkan selama masih dipanggang.

Temperatur Oven

Sebelum memasukkan adonan ke dalam oven, kamu perlu memanaskan oven terlebih dulu ya supaya adonan gak terlalu lama ada di dalam oven.

Kalau kelamaan nanti adonan yang mengembang malah akan turun lagi saat masih di dalam. Panaskan oven selama 5-10 menit. Jangan terlalu panas juga karena nanti adonan malah jadi cepat gosong.

Ingat, selalu ikuti resep petunjuk dengan baik. Kalau adonan belum mengembang sempurna, jangan buka tutup pintu ovennya karena nanti kuenya malah akan jadi turun.

Untuk tahu apakah kue sudah matang atau belum, kamu bisa menusuk bagian tengah kue dengan tusuk gigi atau tusuk sate. Kalau sudah tidak ada adonan yang menempel, berarti kue kamu berhasil matang sempurna.