Bulan suci Ramadhan memang menjadi momen yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Uniknya, banyak tradisi yang dilakukan orang di berbagai belahan dunia untuk menyambut bulan penuh berkah ini.

Di Indonesia sendiri berbeda daerah beda pula penyambutan bulan Ramadhan. Ada yang mengadakan pengajian, ziarah hingga makan bersama.

Di negara lain, tradisi tak kalah unik juga dilakukan di berbagai negara berikut ini:

  1. Quwait

Di negara Quwait masyarakatnya mengadakan tradisi Gerga’aan dalam memasuki bulan Ramadhan.

Saat memasuki bulan Ramadan, di dua minggu awal biasanya pintu rumah masyarakat di sana tak akan berhenti berbunyi, di mana mereka saling mengunjungi tetangga di waktu menjelang berbuka.

Tak hanya itu, dalam tradisi Ramadan ini anak-anak pun akan ikut berkunjung dengan memamerkaan pakaian tradisional yang dikenakan kepada pemilik rumah sambil bernyanyi dan mereka akan mendapatkan hadiah berupa permen atau cokelat.

  1. Mekah

Di Mekah, bulan Ramadhan akan dimeriahkan dengan bunyi meriam menjelang berbuka puasa.

Tak hanya digunakan untuk menyerang lawan, di Mekah, meriam juga digunakan sebagai penanda tibanya waktu berbuka.

Tradisi ini awalnya dilakukan karena dimasa lampau ketersediaan listrik di Mekah belum memadai.

  1. Palestina

Tradisi unik juga dilakukan anak-anak di Palestina. Selama bulan Ramadhan Palestina akan dihiasi dengan gemerlap lampion yang dijual anak-anak di sana.

Tradisi ini disebut Fanouse atau festival lentera tradisional.

Ini menjadi salah satu tradisi di Mesir, di mana selama bulan Ramadan alat penerangan itu dipasang untuk menerangi dan menghiasi sepanjang jalan, juga di sekitar rumah.

  1. Jerman

Meriahnya bulan Ramadan di Jerman ditandai dengan munculnya berbagai kudapan khas seperti suus (minuman dengan bahan baku gula hitam), qamruddin (jus aprikot), kalladsch (adonan pilo isi kacang-kacangan), qata’ef (kue kering yang direndam sirup gula), dan dschellab (gula dan sirup kurma).

  1. India

Di India tradisi unik yang dilakukan umat Islam saat Bulan Ramadhan adalah memakai celak. Kalau yang memakai celak adalah perempuan, itu hal biasa. Namun di India selama Ramadhan laki-laki juga akan mengenakan celak atau kohl.

Dan tradisi ini sudah dilakukan secara turun-temurun di India.