Cincau merupakan salahsatu kudapan untuk berbuka puasa selama Ramadhan. Cincau yang biasa dicampur dengan bahan makanan dan minuman lain menjadi incaran masyarakat selama bulan puasa.

Di pasaran maupun di pinggir jalan pun makanan yang berbentuk seperti agar-agar berwarna hitam ini mudah ditemukan.

Namun, Anda mesti berhati-hati karena ternyata banyak pedagang culas yang menjual cincau tak layak konsumsi.

Mereka membuat cincau dari bahan berbahaya sehingga bisa bertahan lebih lama dan menghasilkan untung yang lebih banyak.

Nah, untuk itu Anda perlu tahu ciri-ciri cincau yang tak layak konsumsi yang beredar di pasaran.

Keras

Kalau cincau biasa, maka ketika disentuh akan terasa kenyal dan akan hancur jika ditekan kuat.

Namun cincau yang mengandung bahan berbahaya bisa menjadi lebih keras dan tak rusak jika ditekan. Biasanya cincau seperti itu mengandung bahan pengawet boraks.

Kesat dan Kering

Selain keras, bentuk cincau yang perlu diwaspadai adalah kesat dan kering. Permukaan cincau biasanya licin bagaikan agar-agar dan selalu terlihat basah.

Nah jika yang Anda temukan justru kesat dan kering, maka biasanya mengandung formalin.

Sudah tau dong formalin itu biasanya digunakan untuk pengawet apa? Ya, pengawet mayat!

Hitam Pekat