Selama bulan suci Ramadhan, napas kita mungkin mengeluarkan bau ringan karena puasa. Makanan yang makan selama memiliki dampakbesar pada napas dan juga jumlah air yang kita konsumsi setelah berbuka puasa.

Dehidrasi juga menyebabkan bau mulut, sehingga meminum banyak air setelah berbuka puasa dan saat sahur adalah cara yang tepat. Tidak mengonsumsi cukup karbohidrat, buah-buahan segar dan sayuran juga merupakan salah satu penyebab bau napas saat berpuasa.

Deteksi kondisi kesehatan dari bau napas

Jika anda mengonsumsi makanan yang salah dan tidak makan karbohidrat yang baik, ini menghasilkan pembentukan keton dalam darah anda yang dapat menyebabkan bau napas. Konsumsilah pisang, oat, dan gandung lainnya untuk menjaga napas tetap sega selama berpuasa.

Anda harus mengikuti beberapa tips untuk menjaga napas anda segar selama puasa. Berikut beberapa tips untuk menjaga napas tetap segar selama berpuasa di bulan Ramadhan.

Cara menghindari bau mulut saat berpuasa

  1. Makan sahur sehat

Sertakan buah-buahan dan sayuran segar dalam makanan sahur. Menu sehat akan membantu menyegarkan napas selama berpuasa dan membersihkan gigi secara alami saat buah-buahan meluruhkan plak dari anda.

  1. Bila mulut dengan baking soda

Bilas mulut anda dengan soda kue dan lemon dicampur dalam air saat sahur. Cara membuatnya dengan mencapurkan 1/3 gelas soda kue dengan dua sendok makan jur lemn dan sedikit garam. Campuran ini akan membunuh bakteri dimulut yang menyebabkan bau.

  1. Berkumur dengan air cengkeh

Rebus beberapa siung cengkeh dalam segelas air dan biarkan dingin. Berkumurlah dengan air cengkeh setelah makan sahur. Anda juga dapat membilas mulut di siang hari tetapi pastika tidak tertelan.

  1. Hindari bawang merah mentah dan bawang putih

Bau bawang putih dan bawang merah akan tetap ada sepanjang hari bahkan setelah menyikat dan membilas mulut. Karena anda tidak bisa makan apa pun sepanjang hari untuk menutupi bau mulut, hindari makan bawang merah dan bawang putih mentah selama Ramdhan.

  1. Hindari makan keju saat sahur

Keju juga bisa menyebabkan bau mulut disiang hari. Jika anda benar-benar ingin memakannya, maka kunyahah irisan lemon kecil dengan garam setelah makan keju. Ini akan membunuh bakteri di mulut yang menyebabkan bau mulut setelah makan keju.

  1. Minum banyak air saat sahur

Jika mengalami dehidrasi maka ini dapat menyebabkan bau mulut. Jadi perlu minum banyak air setelah berbuka puasa dan selama sahur, untuk mengimbangi tiga liter air yang direkomendasikan.

  1. Gunakan pencuci mulut atau miswak

Hal ini diizinkan untuk menggunakan pencuci mulut dengan siwak miswak – membersihkan gigi dengan kayu dari pohon yang disebut Salvadra persica pada siang hari untuk menyegarkan napas. Lebih baik menggunakan siwak miswak dari pada mencuci mulut.

  1. Sikat gigi tanpa pasta selama puasa

Anda dapat menyikat gigi tanpa pasta di siang hari jika takut bahwa pasta bisa tertelah. Menyikat sederhana akan menghilangkan plak dari gigi yang menyebabkan bau mulut. Sikatlah gigi dengan baik untuk mencegah bau mulut di siang hari.

  1. Konsumsi karbohidrat saat sahur

Puasa dapat mengakibatkan pembentukan keton jika anda tidak makan karbohidrat yang cukup. Keton ini  akan menyebabkan bau mulut yang busuk. Mengonsumsi pisang, gandung dan biji-bijian lainnya untuk sahur dapat mencegah bau tak sedap selama siang hari.

Menyegarkan mulut selama puasa Ramadhan dapat dilakukan dengan cara mudah, yaitu makan sahur sheat, hindari bawang, hindari keju, dan kumur air cengkeh.