Masa kecil adalah masa-masa yang penuh dengan imajinasi, penuh dengan kreativitas dalam kepolosan seorang anak kecil. Pada masa ini masa yang memiliki memori yang sangat kuat, kelincahan yang dimiliki seorang anak kecil menambah keceriaan pada masa itu. Tapi pada zaman yang sudah berubah ini memiliki perbedaan antara masa kecil diera 90-an dan era sekarang ini. Di Era 90-an anak-anak lebih memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Salah satu ciri anak pada Era 90-an selalu membuncah di otak kita.

Pada zaman serba instan ini memiliki pengaruh yang sangat kuat salah satunya pada anak-anak. Bayangkan jika anak sekarang ingin mengetahui hal yang mereka belum ketahui tinggal melakukan search engine di internet. Sedangkan kita mungkin harus menunggu berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan ada yang mengetahuinya beberapa tahun setelah. Rasa haus dan ingin tahu itulah yang sekarang sudah sangat jarang ditemukan pada anak-anak.

Untuk mengulang masa-masa itu, ada beberapa kegiatan yang sangat berbeda pada zaman dulu dan zaman sekarang.

  1. Membuat biodata kecil yang di tulis menggunakan selembar kertas dan bertukaran dengan teman-teman.

Anak-anak pada zaman dulu suka membuat biodata mereka sendiri dan saling bertukar kepada teman sekolah, atau teman bermainnya. Tetapi anak zaman sekarang mereka saling bertukar nomor handphone, nomor whatsapp, Line ID, akun instagram, Path, Snapchat.

  1. Anak pada zaman dulu lebih mendengarkan pembicaraan dengan orang tua

Anak-anak di zaman sekarang lebih  memilih mendengarkan musik di handphone atau di tape dibanding mendengar kan pembicaraan dengan orang tua. Ini memiliki perbedaan yang sangat jauh antara anak zaman dulu dan anak zaman sekarang, anak zama dulu lebih tau dalam bersikap sopan, santun, lembut kepada orang tua mereka.

  1. Lebih bangun pagi, siap-siap ke sekolah, sarapan sambil ngobrol dengan orang tua.

Anak zaman sekarang untuk bangun pagi harus di banguni orang tua, siap-siap ke sekolah harus disiapin orang tua, dan lebih memilih iPad atau Smartphone dibanding harus pergi kesekolah. Mereka lebih mementingkan bermain dibandingkan untuk berangkat sekolah. Memperlambat jam untuk berangkat kesekolah dan memilih datang terlambat ke sekolah.

  1. Berkenalan lebih menggunakan kata : “Halo, namaku Anita. Nama kamu siapa?” (sambil mengulurkan tangan)

Kejadian seperti ini sudah jarang dilakukan pada anak sekarang. Anak sekarang dalam berkenalan dengan cara berbeda, mereka menggunakan kata “ID Instagrammu apa? Sini aku Add” (sambil mengeluarkan smartphone).

  1. Lebih memilih pulang sekolah, tidur siang, belajar bersama dengan orang tua.

Kelelahan setelah melakukan aktivitas di sekolah dari mulai pagi hari. Anak zaman dulu setelah pulang kesekolah langsung pulang kerumah masing-masing dan tidur siang untuk beristirahat, setelah bangun mereka belajar dengan orang tua mereka. Tetapi hal ini sudah tidak dilakukan anak zaman sekarang lagi. Setelah pulang sekolah mereka tidak memilih langsung pulang kerumah, melainkan pergi kesebuah warung internet dan menghabiskan waktu disana sampai petang. Sehingga hal ini membuat orang tua cemas dan mencarinya, mereka juga tidak akan sempat untuk belajar dan mengerjakan pr dirumah.

  1. Kegiatan rutin yang dilakukan anak zaman dahulu bermain dengan tetangga sebelah ditaman dekat rumah.

Anak zaman dahulu memiliki tingkat sosial yang tinggi dengan masyarakat dan tetangga. Bayangkan jika pada sore hari mereka beramain dengan tetangga dan saling berbagi kebahagiaan dengan teman kecil mereka. Tetapi anak zaman sekarang lebih memilih berdiam diri dirumah dan sibuk dengan gadget mereka.

Untuk orang tua lebih berhati-hati dalam melihat perkembangan anak, mungkin hal ini terliat sepele, tetapi hal ini akan berdampak buruk bagi perkembangan buah hati anda. Dampaknya mungkin akan terlihat dimental dan psikisnya atau mungkin bisa lebih berbahaya lagi diluar apa yang didalam fikiran kita.