Ketombe jarang sekali berakibat pada kondisi yang lebih serius pada kesehatan Anda, tapi rambut berketombe bisa sangat mengganggu. Berikut ini beberapa faktor yang bisa menyebabkan munculnya ketombe pada rambut.

Kulit kering.

Kulit yang kering adalah penyebab yang paling umum terhadap munculnya ketombe. Ketombe akibat kulit kering umumnya lebih kecil dan lebih kering dibandingkan ketombe yang diakibatkan kondisi lain. Biasanya Anda bisa melihat gejala dan tanda-tanda kulit kering pada bagian lain selain kulit kepala, misalnya pada tangan dan juga kaki.

Iritasi dan dermatitis seboroik atau kulit berminyak

Kondisi ini juga sering menyebabkan munculnya ketombe. Gejala yang muncul biasanya kulit berminyak berwarna merah dengan serpihan kulit putih atau sisik berwarna kekuningan. Dermatitis seboroik bisa memengaruhi daerah tubuh lain yang kaya akan kelenjar minyak, misalnya alis mata, hidung bagian samping, tulang dada, selangkangan, dan ketiak.

Kurang keramas

Jika Anda kurang mencuci rambut, minyak dan juga sel kulit kepala Anda bisa menumpuk dan menyebabkan ketombe.

Eksema atau eksim

Ini adalah peradangan kronis yang terjadi pada kulit. Eksim dapat membuat kulit kepala terasa gatal dan juga memunculkan serpihan. Di negara Inggris, kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak, dan data dari WHO menyatakan bahwa penyakit kulit ini juga banyak terjadi pada anak-anak di negara-negara berkembang. Tapi semua orang juga bisa mengalaminya.

Psoriasis

Ini adalah kondisi di mana sel kulit mati yang kering dan kasar menumpuk sehingga menyebabkan kulit bersisik. Psoriasis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh memicu banyak sel kulit untuk tumbuh di berbagai bagian tubuh, termasuk kulit kepala. Orang yang menderita psoriasis cenderung mengalami rambut berketombe.

Sensitif terhadap beberapa produk perawatan rambut

Hal ini dapat menyebabkan kulit kepala menjadi merah, gatal, serta bersisik.

Infeksi jamur malassezia

Malassezia biasanya hidup di kulit kepala tanpa menyebabkan penyakit. Tapi jika berkembang secara berlebihan, jamur ini akan menyebabkan iritasi pada kulit kepala. Iritasi yang terjadi menyebabkan pertumbuhan sel kulit yang lebih cepat. Sel kulit yang berlebihan akan mati dan menempel pada rambut, dan akhirnya jatuh ke pakaian sebagai ketombe.

Faktor-faktor risiko yang bisa meningkatkan produksi ketombe:

  • Berjenis kelamin pria akan meningkatkan risiko memiliki ketombe yang disebabkan pengaruh hormon pria.
  • Stres bisa memicu munculnya ketombe.
  • Seseorang yang baru memasuki usia dewasa hingga usia setengah baya biasanya lebih berisiko menderita ketombe.
  • Makanan juga berpengaruh dalam kemunculan ketombe di rambut Anda. Jika Anda kekurangan kandungan seng (Zn), vitamin B atau lemak tertentu, Anda akan lebih rentan berketombe.
  • Beberapa penyakit tertentu seperti HIV atau Parkinson dapat membuat penderitanya terkena ketombe.
  • Perubahan cuaca.
  • Rambut dan kulit kepala berminyak, membuat seseorang lebih mudah menderita ketombe.