Standar kecantikan wanita itu berbeda-beda di setiap daerah, misalnya adalah suku Kayan yang mendiami wilayah utara negara Thailand, dimana wanita yang berleher panjang disana dianggap sebagai wanita cantik.

Selain itu, ada juga beberapa orang yang menganggap wanita berkumis tipis adalah wanita cantik. Tapi bagaimana kalau wanita itu memiliki kumis yang tebal dan berjenggot seperti yang dimiliki para pria pada umumnya.

Fenomena wanita berjenggot dan berkumis tebal yang pada umumnya terjadi karena wanita tersebut mengalami ketidak seimbangan hormon yang berakibat  menumbuhkan jenggot dan kumis di wajahnya. Lantas, siapa saja wanita berjenggot dan berkumis tebal di dunia yang penuh percaya diri? Simak selengkapnya.

Josephine Clofullia

Wanita berjenggot pertama yaitu Josephine Clofullia, dimana wanita yang lahir pada tahun 1827 silam ini kabarnya sudah memiliki jenggot sejak kecil. Bahkan pada usia 8 tahun, wajahnya sudah ditumbuhi jenggot dengan tebal 2 inchi.

Sejak usia 14 tahun, Josephine Clofullia sudah melakukan tur keliling Eropa sebagai artis sirkus. Walaupun wajahnya yang dipenuhi dengan jenggot layaknya seperti laki-laki, tapi hal itu tidak menyulitkannya untuk mendapatkan jodoh.

Saat dia berada di Perancis, dia menikah dengan seorang seniman lukis yang bernama Fortune Clofullia. Dan namanya semakin dikenal publik setelah dia tinggal menetap di Perancis bersama suaminya.