Salah satu Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eva Kusuma Sundari, melaporkan ke polisi terkait sutingan atau editan biografinya di laam Wikipedia. Pada laman pertama pencarian, tertulis bahwa ia “ditugaskan di Komisi Dewan Perwakilan Sex yang menangani Kementerian Hukum dan dan Hak Asasi Pekerja Sex…”

Saat mengklik tautan Wikipedia dan masuk secara utuh ke laman biografi Eva, tampilannya tetap normatif tanpa tulisan “Komisi Dewan Perwakilan Sex” dan “Kementerian Hukum dan dan Hak Asasi Pekerja Sex”

“Ya, teman-temanku pada marah padaku yang cuek saja selama ini. Saya akan laporkan (ke polisi),” ujarnya Selasa (7/8).

Saat mengetik kembali nama Eva di Google pada pukul 11.17 WIB, tampilan biografi Eva di laman pertama pencarian kembali normal tanpa tulisan berbau ‘sex’.

Eva merasa dirugikan dengan kejahatan siber itu. Meski demikian, dia juga akan berkonsultasi dengan tim DPP PDIP.  Tujuannya, untuk menentukan apakah kasus itu masuk ke dalam pencemaran nama baik atau bukan.

“Aku konsultasi ke DPP dulu, pakai UU apa nanti lapornya,” tuturnya, yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 dari PDI Perjuangan mewakili Jawa Timur tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan menjelaskan suntingan nama dan laman pecarian di internet tersebut termasuk salah satu kejahatan siber.