Usai mengambil tanpa izin, RJ memperlihatkan video itu kepada keponakannya, Anggit. RJ saat itu tidak memberikan Anggit untuk mengopinya namun Anggit tak mendengarkan peringatan itu.

3. Video itu lalu Berpindah Tangan

Dari Anggit, video itu berpindah tangan ke pria berinisial A alias Andes. Andes mengambilnya dari Anggit secara diam-diam tanpa sepengetahuan Anggit.

Bahkan, Andes juga meminjamkan flash disk yang berisi video itu pada teman-temannya berinisial DP, RF dan AE. “Melihat barang bagus, mereka mengopinya tanpa izin Andes. Mereka yang mengedit video¬†Ariel¬†menjadi dua file seperti yang kita lihat sekarang,” ungkap penyidik Bareskrim.

Terdapat 30 file video berdurasi singkat dan diedit menjadi satu kesatuan video utuh yang membuat publik heboh.

Tersebarnya video itu membuat publik heboh dan Polisi pun melalukan penyidikan.

4. Ariel Jalani Proses Hukum

Ariel dan Luna memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri sebagai saksi pada 11 Juni 2010. Meski demikian, pada tanggal 22 Juni 2010, Ariel menyerahkan diri ke Mabes Polri dan statusnya tersangka.

Tak sampai di situ, pada tanggal 8 Juli 2010, dua artis perempuan yang terlibat di kasus itu meminta maaf di tempat terpisah. Hingga kemudian, pada 31 Januari 2011 PN Bandung memberikan hukuman kurungan selama 3,5 tahun dan denda Rp 250 juta.